


semoga tidak akan melangkahi pagar, karena pagar itu maksudnya adalah batas
semoga tidak akan mengambil api, jika kamu masih perlu dingin
semoga tidak akan menyebut percaya, jika kamu belum merasa
semoga tidak akan berbuat keburukan atau tercela, karena keburukan akan mengakibatkan celaka
semoga tidak akan menghina sesama, karena tahu tunggal se-Tuhan
semoga tidak akan ngelunjak kepada karuhun atau leluhur, karena kita lantaran asal darinya
semoga tidak akan (punya maksud) merusak semua keadaan yang dijadikan oleh Tuhan, tidak akan membuat tidak enak rasa-rasanya mahkluk Tuhan
sebuah Pamendak Bapak Mei Kartawinata, dalam buku bukaeun Kuring.



haiii . terimakasih sudah mampir :)
BalasHapus